Rabu, 01 Januari 2014

sepenggal dari novel KOMA, karya Rachmania Arunita

"... jalan hidup itu sepeti air," jelas Toni.

"karena hidup itu mengalir seperti air?"tebak Jani.

"ya. kemana pun air mengalir dapat membawa manfaat bagi orang sekitar. air mengikuti arus, beradaptasi dengan lingkungan, danmengisiruang kosong seperti kita selalu bergerak dan mengisi hidup orang-orang yang kita kenal sepanjang hidup ini. air dapat memberi manfaat, tapi juga dapat memberi malapetaka yang merugikan. kemudian, air itu mendidih dan menguap seperti kematian. ai bertransformasi dan naik keataas awan yang jauh dari jangkauan manusia. tak terlihat, tak terdengar tak tersentuh. pada saat itu kita berpikir bahwa air telah hilang. tidak ada lagi air yang dapat digunakan. tapi, airtidakpernah hilang. ia hanya berpindah wujud dan tempat. walaupun sudah berada diatas sana, bila saatnya tiba, air akan turun kembali sebagai hujan yang memberikan manfaat untuk yang lainnya." Toni

dalam novel KOMA, karya Rachmania Arunita